Showing posts with label Resensi Film. Show all posts
Showing posts with label Resensi Film. Show all posts

19 November 2009

2012


Ramalan Kiamat 2012 makin memanas, apalagi pake nyebut tanggal segala. Pro Kontra makin merebak. Berita ini merebak karena adanya ramalan dari suku Maya & cerita mistis bangsa Sumeria tentang Planet Nibiru yang diterjemahkan oleh Zecharian Sitchin menjadi sebuah buku kontroversial yang akhirnya hanya dianggap sebagai imajinasi belaka. Baca selengkapnya disini.

BTW, sekarang tambah heboh lagi ni dengan adanya film buatan Amerika "2012". Seperti saya kutip dari kapanlagi.com beginilah kira-kira alur ceritanya....

Dalam kalender bangsa Maya secara tidak langsung tersirat bahwa kehidupan di dunia ini akan musnah di akhir tahun 2012. Pada saat itu, dunia akan dilanda bencana besar dan kekacauan terjadi di mana-mana yang mengakibatkan musnahnya ras manusia. Jackson Curtis (John Cusack) hanyalah satu dari penghuni bumi yang awalnya tidak terlalu meyakini ramalan ini.

Suatu ketika terjadi peristiwa mengerikan di Guatemala. Ratusan orang memutuskan bunuh diri karena meyakini ramalan kuno bangsa Maya ini memang benar. IHC (Institute for Human Continuity), sebuah organisasi rahasia yang telah lama menyelidiki ramalan ini akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa apa yang diprediksikan ratusan tahun yang lalu itu benar. Yakin bahwa pasti ada 'jalan keluar' dari malapetaka ini, IHC lantas membangun sebuah kapal besar tepat di bawah gunung Himalaya.

Rencananya, mereka akan mengulang peristiwa zaman nabi Nuh dan berusaha menyelamatkan sebanyak mungkin orang agar ras manusia tidak punah setelah bencana besar ini. Di luar perkiraan, pergeseran lempeng bumi ternyata terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan para ilmuwan di IHC. Dalam sekejap Los Angeles musnah sementara Afrika Utara dan Italia juga tak luput dari bencana besar ini.

Kini, nasib umat manusia berada di tangan IHC. Jackson Curtis bersama Kate (Amanda Peet), mantan istrinya, dan dua anak mereka, Noah (Liam James) dan Lilly (Morgan Lily) harus berlomba dengan waktu untuk bisa sampai ke kaki Himalaya atau mereka akan jadi korban bencana besar ini.

Katanya sich secara visual film ini OK banget karena kemegahan visual effect yang ditampilkan. Jadi buat yang penasaran buruan tonton. Kalau saya sich terus terang belum nonton ^_^.

Kalau masalah percaya ga' percaya tinggal kita berserah diri aja sama YANG DIATAS, tergantung keimanan kita masing-masing, jadi ga' perlu diributin dech ya kayanya. Manusia kan bisa memprediksi tapi hanya ALLAH Yang Maha Kuasa yang bisa memutuskan.
Kalau kita percaya ramalan berarti kita menyekutukan ALLAH. Jadi dengan adanya isu ramalan kiamat ini mudah-mudahan membuat kita untuk lebih banyak berdo'a & berbuat baik, bukannya malah percaya mentah-mentah dengan ramalan ini. Kalau memang ALLAH menghendaki itu terjadi, mudah-mudahan kita adalah termasuk golongan orang yang diselamatkan olehNYA. Amiin ya robbal alamin...

[+/-] Readmore...monggo...

04 May 2009

Jamila Dan Sang Presiden


Ide cerita JAMILA DAN SANG PRESIDEN berawal dari tiga tahun yang lalu, UNICEF meminta Ratna Sarumpaet, sutradara teater handal yang juga aktivis perempuan, untuk menjalankan sebuah penelitian mengenai woman trafficking di Indonesia. Ratna berkelana ke Batam, Solo, Indramayu, Surabaya, dan kota-kota di Kalimantan, merekam beragam cerita dari ratusan ribu korban perempuan yang kemudian disatukannya dalam sebuah pementasan teater yang sangat membuka mata.
Dua ratus ribu anak di bawah umur diperdagangkan di Indonesia setiap tahunnya untuk alasan yang sangat menyedihkan, kemiskinan dan kurangnya pendidikan.

Kedahsyatan tema dan kedalaman kebenaran yang diusung oleh pementasan teater JAMILA DAN SANG PRESIDEN menghasilkan pengakuan positif dari berbagai khalayak. Mata penonton basah, kepala-kepala tertunduk, kisah Jamila begitu mewakili hingga terbawa dan terus dikenang. Cerita ini harus diteruskan, JAMILA DAN SANG PRESIDEN dikonversikan menjadi sebuah media yang lebih bisa menjangkau berbagai lapisan masyarakat, yakni melalui sebuah film.

Intip dulu yuk sinopsisnya..
Seorang perempuan bernama Jamila (Atiqah Hasiholan) tiba-tiba menjadi headline di semua pemberitaan nasional. Ia mengaku membunuh seorang pejabat tinggi negeri dan menolak mengajukan pengampunan hukuman mati dari Presiden.

Jamila dimasukkan dalam penjara yang dipimpin oleh seorang sipir perempuan yang sangat ditakuti, Ibu Ria (Christine Hakim). Di penjara inilah cerita Jamila bergulir, membuka sebuah luka bernama perdagangan manusia yang dialami oleh Jamila dan jutaan anak di Indonesia. Selama ini Jamila mencari adiknya yang terjerat dalam sindikat prostitusi anak, yang akhirnya mengantar Jamila ke penjara.

Persidangan Jamila menjadi panas dan semakin kontroversial dengan kemunculan kepala golongan fanatik (Fauzi Baadilah) yang mati-matian menentang pengampunan dari Presiden. Konflik di dalam penjara dengan Ibu Ria makin meruncing, sementara tekanan dari luar juga menjadi tidak tertahankan. Jamila semakin terpuruk, hukuman matinya semakin dekat.

Inilah pendukung film yang membuka mata kita akan adanya fakta, dua ratus ribu anak di bawah umur menjadi korban woman trafficking di Indonesia setiap tahunnya : Atiqah Hasiholan, Christine Hakim, Fauzi Baadilah, Surya Saputra, Marcellino Lefrand, Dwi Sasono, Eva Celia.

Gimana guys.. penasaran?? Tonton aja dech filmnya di theater2 terdekat... Selamat menonton..hehe..

[+/-] Readmore...monggo...